Ini Dia Motif Penganiayaan Yang Terjadi Di Muntilan Kamis Pagi

MUNTILAN – Sedikit demi sedikit kasus Penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Muntilan Kamis (07/05) pagi hari mulai menemukan titik terang. Setelah pihak kepolisian berhasil mengamankan salah satu penganiayaan, kini polisi juga sudah mengantongi identitas pelaku yang lainnya beserta motif dari penganiayaan tersebut.

Hal itu diketahui dari Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santosa ketika dihubungi oleh lintasmagelang.com sore ini.

” Pelaku sudah kami amankan satu orang. Motifnya saling ejek mas, dan kemudian terjadi penganiayaan.” Kata Kapolres Magelang.

Tentunya kejadian penganiayaan di pagi buta tersebut menjadikan keprihatinan untuk semuanya. Apalagi terjadi dalam ditengah Bulan Suci Ramadhan dan Pandemi Covid-19.

sabar lur..

Untuk itu Kapolres juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak berkumpul dan berkerumun terlebih dahulu karena penularan Covid-19 masih relatif tinggi.

” Jangan ada lagi balapan liar, hindari nongkrong beramai2 serta selalu menjaga protokol kesehatan.” Pesan Kapolres Magelang.

Terkait dengan kasus penganiayaan, dirinya akan bersikap sangat tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.

” Polres Magelang akan bersikap sangat tegas kepada para pelaku kejahatan jalanan. Kami tidak main untuk membersihkan kejahatan jalanan di Magelang.” Tambahnya.

Diberitakan sebelumnya terjadi tindak penganiayaan di depan Sebuah Toko Pakaian yang berada di Jalan Pemuda Barat Muntilan.

Sesuai yang dikatakan Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto SH kejadian berawal ketika korban RFM (24), AR (16) yang merupakan warga Dusun Mutihan Gunungpring Muntilan beserta beberapa temannya menggunakan sepeda motor hendak menuju Bamburuncing Muntilan dari arah Terminal Muntilan.

” Korban ini bersama kurang lebih 5 orang temannya menuju ke Bamburuncing, untuk cari makan. Ketika sampai di TKP, mereka diteriaki dan diacungi senjata tajam oleh kelompok yang tidak dikenal ini. Selanjutnya korban bersama temannya ini mbalik dan terjadilah penganiayaan tersebut.” Jelas Mudiyanto.

Kejadian penganiayaan tepat berada didepan sebuah Toko Pakaian yang berada di Jalan Pemuda Barat Muntilan Dusun Tamanagung, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan.

Kelompok pelaku sesuai keterangan di TKP sebanyak 10 sepeda motor, yang pada waktu itu tengah berhenti.

” Dibacok dengan sajam itu, salah satu pelaku menarik korban RFM dan langsung menganiaya.” Tambahnya.

Akibat penganiayaan tersebut korban AR mengalami luka sobek di bagian kepala atas. Sedangkan korban RFM mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kanan. Sementara kelompok pelaku melarikan diri ke arah Magelang.(Dw)

(Foto : Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santosa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *