Lelaki 60 Tahun Ditemukan Tewas Di Sungai Progo Usai Menjaring Ikan

MAGELANG – Nasib tragis dialami oleh seorang lelaki berusia 60 tahun yang ditemukan tewas oleh petugas BASARNAS Semarang di aliran Sungai Progo, Rabu (06/05)

Korban diketahui bernama SRM (60) warga Dusun Seru RT.40/20 Desa Candiretno Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Keterangan yang dihimpun dari anggota keluarga korban mengatakan, jika sejak hari Senin (04/05) Korban pergi untuk menjaring ikan di Sungai Progo. Namun sampai dengan sore hari korban juga tidak kunjung pulang.

” Kemungkinan terjadi apa-apa atau kecelakaan saat menjaring ikan.” Kata salah seorang warga.

sabar lur..

Pihak keluarga kemudian melaporkan hal tersebut kepada Tim Damkar Kabupaten Magelang. Pada hari Selasa (05/05) Tim Gabungan Damkar, Kepolisian, Basarnas Semarang melakukan pencarian dengan menyisir Sungai Progo, dimana diduga Korban tenggelam. Namun sampai dengan sore hari hasilnya nihil.

Pada hari Rabu (06/05) Tim Gabungan mendapatkan informasi dari warga jika ada yang melihat Korban berada di tengah sungai terjerat tali jaring. Namun warga tidak berani untuk mengevakuasi korban karena berada di tengah sungai.

“Ada yang ditengah sungai sepertinya terjerat tali, tapi warga takut untuk menolong. Mungkin sudah meninggal.” Kata Mujiwat warga Boton Kopen.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim gabungan kemudian bergerak kembali menyisir lokasi sungai dengan menggunakan alat penyelamatan. Setelah 4 jam melakukan prose evakuasi, sekitar pukul 12.20 wib, korban dapat dievakuasi dari Sungai Progo, tepatnya di Dusun Sawah Jurang Desa Teasan Kecamatan Bandongan, walaupun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Hasil identifikasi oleh tim INAFIS dibantu pihak keluarga korban memastikan jika korban yang dievakuasi adalah SRM yang pada hari Senin dilaporkan tidak kembali kerumah.

Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka dengan menggunakan Mobil PMI Kota Magelang.(Dw)

(Foto : Proses evakuasi korban laka air. Istimewa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *