Satu Lagi, Varsa Band Asal Magelang Mewarnai Dunia Musik Pop Indonesia

MAGELANG – Satu lagi pendatang baru di blantika musik tanah air yang siap mewarnai kancah musik pop Indonesia. Varsa Band asal Kabupaten Magelang, membawa nuansa dan suasana baru terutama bagi penggemar musik bergenre pop dengan merilis album mereka ” Hujan Waktu Itu ” pada Sabtu, 18 Juli 2020.

” Varsha Band sendiri terbentuk karena rasa peduli terhadap musik di Indonesia yang semakin sangat memprihatinkan terlebih saat ini musik pop nyaris hilang karena diserbu oleh lagu lagu beraliran baru dengan lirik yang cenderung nakal dan kasar.” Ujar Tora Chan sebagai vokalis.

Dirinya berharap agar album ini dapat mengobati rasa rindu dari seluruh penggemarnya dan tentunya bisa diterima dengan baik oleh pecinta musik Indonesia.

sabar lur..

” Ada beberapa lagu dalam album Hujan Waktu Itu. Kebetulan untuk aransemen igarao dengan baik oleh musisi eks Major Label yang berkolaborasi dengan musika label diantaranya Hujan Waktu Itu, Antara Aku Kau dan Hujan, Bertahan, Bersamamu dan Yang Tlah Pergi.” Tambah Tora

Selain itu menurutnya yang membuat album ini berbeda adalah karena dalam proses pembuatan album ini melibatkan campur tangan seorang mastering engineer di Magelang yaitu Andrew lyrs yang pernah menangani band nasional seperti butterfly, tobat band dan lain-lain.

” Andrew Lyrys kami libatkan sebagai mastering engineering. Kapasitasnya dalam hal itu sudah tidak dapat diragukan lagi. Beberapa band nasional pernah dirinya tangani, seperti Butterfly dan Tobat Band.” Jelasnya.

Di album terbaru ini, single antara aku kau dan hujan menjadi single pertama yang dikeluarkan Varsha. Video klip nya sendiri dibuat oleh Cinematographer terkenal afif musyadad dan di garap dijogjakarta ketika mereka sedang melaksanakan tour disana beberapa waktu lalu.

” Dengan ini semua intinya kami tetep ingin berkarya walaupun keadaan masih dalam kondisi Pandemi. Karena menurut kami Pandemi malah justru menjadikan kesempatan kami untuk berkreasi. Namun tetap menjaga Protokol kesehatan. ” Katanya.

Tora juga menyampaikan jika Album ” Hujan Waktu Itu” sudah mulai dapat didengarkan di Radio-radio sekitar. (Dw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *