Satu Pelaku Penganiayaan Di Muntilan, Berhasil Diamankan Pihak Kepolisian.

MUNTILAN – Pihak Kepolisian berhasil mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang terjadi di Jalan Pemuda Barat Muntilan, hari Kamis (07/05) sekitar pukul 02.30 wib. Hal tersebut diketahui dari Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santosa yang dikirim melalui WhatsApp. Dalam keterangannya Pungky mengatakan jika satu orang pelaku terkait penganiayaan sudah berhasil diamankan.

” Masyarakat harus memahami, ini bukan klitih, melainkan penganiayaan yang menggunakan senjata tajam. Berkat informasi dari semua pihak, kami telah berhasil menangkap salah satu pelakunya.” Kata Pungky.

Dirinya juga mengatakan jika pelaku merupakan kelompok yang tidak dikenal. Dan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut guna menangkap seluruh pelakunya.

Ditempat terpisah Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto, SH menjelaskan jika kejadian berawal ketika korban RFM (24), AR (16) yang merupakan warga Dusun Mutihan Gunungpring Muntilan beserta beberapa temannya menggunakan sepeda motor hendak menuju Bamburuncing Muntilan dari arah Terminal Muntilan.

sabar lur..

” Korban ini bersama kurang lebih 5 orang temannya menuju ke Bamburuncing, untuk cari makan. Ketika sampai di TKP, mereka diteriaki dan diacungi senjata tajam oleh kelompok yang tidak dikenal ini. Selanjutnya korban bersama temannya ini mbalik dan terjadilah penganiayaan tersebut.” Jelas Mudiyanto.

Kejadian penganiayaan tepat berada didepan sebuah Toko Pakaian yang berada di Jalan Pemuda Barat Muntilan Dusun Tamanagung, Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan.

Kelompok pelaku sesuai keterangan di TKP sebanyak 10 sepeda motor, yang pada waktu itu tengah berhenti.

” Dibacok dengan sajam itu, salah satu pelaku menarik korban RFM dan langsung menganiaya.” Tambahnya.

Akibat penganiayaan tersebut korban AR mengalami luka sobek di bagian kepala atas. Sedangkan korban RFM mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kanan. Sementara kelompok pelaku melarikan diri ke arah Magelang.

” Keterangan sementara, mereka tidak saling kenal dan tidak mempunyai permasalahan apapun sebelumnya. Korban RFM masih dirawat di RSUD Muntilan, sementara korban AR sudah diperbolehkan pulang.”Lanjut Kapolsek Muntilan.

Dirinya kembali berpesan kepada masyarakat, jika sekiranya tidak ada kepentingan keluar malam hendaknya untuk tetap tinggal dirumah. Apalagi dalam Bulan Ramadhan hendaknya  memperbanyak ibadah dirumah.

” Perbanyak Ibadah dirumah akan lebih bermanfaat daripada keluar malam dengan tujuan yang tidak jelas.” Tambahnya.

Sampai berita ini diturunkan, kasus masih terus didalami dan dikembangkan oleh pihak kepolisian.(Dw)

(Foto : Korban Penganiayaan yang sudah bersimbah darah tergeletak di pinggir jalan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *